GURU PAI SEBAGAI AGEN PEMBENTUKAN KARAKTER RELIGIUS SISWA
Abstrak
Penelitian ini bertujuan menganalisis peran Guru Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai agen pembentuk karakter religius siswa. Dengan menggunakan desain peneitian kualitatif deskriptif, data dikumpulkan melalui observasi partisipatif, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Temuan menunjukkan bahwa guru berfungsi sebagai teladan moral yang perilaku sehari-harinya secara signifikan memengaruhi internalisasi nilai-nilai agama siswa. Pembiasaan keagamaan yang terstruktur seperti shalat berjamaah, pembacaan Al-Qur'an, dan kegiatan keagamaan, berfungsi sebagai strategi pedagogis utama yang mendukung pembentukan karakter. Selain itu, guru menggunakan pendekatan pembelajaran dialogis, berbasis naratif, dan kontekstual untuk meningkatkan penalaran moral dan kesadaran spiritual siswa. Faktor lingkungan, dan budaya sekolah menjadi faktor pendukung dan keterlibatan orang tua, semakin memperkuat perkembangan karakter. Namun, tantangan muncul dari praktik keagamaan yang tidak konsisten di rumah, mewabahnya digitalisasi, dan keterbatasan waktu pembelajaran dalam kurikulum sekolah negeri. Studi ini menyimpulkan bahwa peran guru sangat penting dalam mengembangkan karakter religius, namun kolaborasi berkelanjutan antara sekolah dan keluarga sangat penting untuk menigkatkan karakter religius siswa







