INTEGRASI TEORI SOSIOLOGI DALAM STRUKTUR PENDIDIKAN ISLAM: SEBUAH KAJIAN KONSEPTUAL
Abstrak
Pendidikan Islam sering kali dipandang secara sempit yaitu hanya sebagai proses transmisi kognitif ajaran agama, padahal esensinya mencakup proses sosialisasi dan pembentukan karakter yang kompleks. Kajian konseptual ini bertujuan untuk menganalisis integrasi teori sosiologi seperti fungsionalisme struktural, teori konflik, dan interaksionisme simbolik ke dalam struktur pendidikan Islam untuk memperkuat efektivitas dakwah dan penguatan institusional. Masalah utama yang diangkat adalah adanya dikotomi antara ilmu agama dan ilmu sosial yang membuat kurikulum sering kali gagap merespons fenomena sosial kontemporer serta mengabaikan dinamika sistem sosial di dalam lembaga pendidikan. Melalui pendekatan kualitatif-deskriptif dengan kajian literatur, artikel ini menawarkan tawaran teoretis mengenai sinkronisasi melalui Islamisasi ilmu sosial dan pengembangan kurikulum yang peka terhadap realitas sosiologis seperti gender dan struktur kelas. Hasil kajian menunjukkan bahwa penggunaan lensa sosiologis memungkinkan pengelola pendidikan memahami dinamika internal dan eksternal secara lebih objektif, sehingga lembaga pendidikan Islam dapat bertransformasi menjadi agen perubahan yang adaptif terhadap tantangan globalisasi dan modernitas tanpa kehilangan jati diri keislamannya.







