ANALISIS ILMU HADIST RIWAYAH DAN DIRAYAH DALAM MENENTUKAN KEABSAHAN HADIST: KAJIAN TEORI
Abstrak
Al-Qur’an dan hadist merupakan dua sumber utama ajaran Islam yang saling melengkapi, di mana hadis berfungsi sebagai penjelas dan perinci ajaran Al-Qur’an sehingga penetapan validitasnya menuntut metodologi ilmiah yang akurat. Di era digital, maraknya penyebaran konten keagamaan tanpa verifikasi sanad dan matan memunculkan peredaran hadis lemah dan palsu, yang berpotensi menimbulkan distorsi pemahaman keagamaan. Penelitian ini bertujuan mengkaji konsep, ruang lingkup, dan peran ilmu hadis riwayah dan dirayah dalam menentukan keabsahan hadist, serta menegaskan urgensi integrasi keduanya dalam studi hadis masa kini. Penelitian menrapkan pendekatan kualitatif dengan melalui metode studi kepustakaan terhadap literatur klasik dan kontemporer ulumul hadist. Hasil kajian menunjukkan bahwa ilmu hadis riwayah berperan dalam menilai keotentikan sanad dan kredibilitas perawi, sedangkan ilmu hadist dirayah berfungsi menguji kesahihan matan berdasarkan kesesuaiannya dengan Al-Qur’an, akal, sejarah, dan prinsip syariat. Integrasi kedua pendekatan ini menjadi instrumen penting dalam menjaga kemurnian hadis dan mencegah penyalahgunaan teks keagamaan di ruang publik digital. Kajian ini juga menegaskan bahwa penguasaan metodologi hadist harus dilandasi niat yang benar dalam menuntut ilmu, sehingga studi hadist tidak hanya bersifat akademik, tetapi juga bermuatan tanggung jawab moral dan spiritual.







