TAKHRIJ DAN ANALISIS HADITS TENTANG KEUTAMAAN GURU SEBAGAI PONDASI ETIKA PROFESIONAL PENDIDIK MUSLIM
Abstrak
Penelitian ini mengkaji keutamaan dan etika guru dalam perspektif hadits tarbawi untuk memperkuat profesionalisme pendidik Muslim di era kontemporer. Latar belakangnya adalah penurunan nilai moral di pendidikan Indonesia, sebagaimana tercermin dalam data KPAI 2023 tentang peningkatan pelanggaran etika di lembaga pendidikan. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode takhrij al-hadits dan analisis tematik, penelitian ini menelusuri hadits-hadits utama seperti "Sesungguhnya para ulama adalah pewaris para nabi" (HR. Abu Dawud) dan "Apabila manusia meninggal dunia, maka terputuslah amalnya kecuali dari tiga perkara" (HR. Muslim). Analisis sanad dan matan menunjukkan status shahih hadits tersebut, yang menekankan dimensi spiritual guru sebagai pewaris nabi, penyebar ilmu bermanfaat, dan pembina akhlak. Implikasinya, etika profesional pendidik harus berbasis nilai-nilai seperti amanah, ikhlas, dan keadilan, sesuai QS. Al-Mujadilah [58]:11 dan hadits tentang tanggung jawab pemimpin (HR. Bukhari-Muslim). Temuan ini diharapkan menjadi acuan kode etik guru Islam, mengintegrasikan ilmu hadits dengan praktik pendidikan modern untuk membentuk karakter siswa berbasis rahmat. Secara teoritis, penelitian memperkaya studi pendidikan Islam; secara praktis, memperkuat integritas profesi guru.







