SOSIOLOGI PENDIDIKAN SEBAGAI FONDASI MANAJEMEN PENDIDIKAN DALAM PEMBENTUKAN KARAKTER PESERTA DIDIK
Abstrak
Artikel ini mengkaji posisi sosiologi pendidikan sebagai fondasi konseptual dan operasional dalam manajemen pendidikan untuk membentuk karakter peserta didik secara berkelanjutan. Problematika yang melatarbelakangi kajian ini adalah kecenderungan praktik manajemen pendidikan yang masih berorientasi administratif-teknokratis dan kurang terintegrasi dengan realitas sosial peserta didik, sehingga penguatan karakter sering tereduksi menjadi program formalistik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif berbasis studi kepustakaan dengan analisis tematik terhadap literatur sosiologi pendidikan dan manajemen pendidikan, serta penelusuran praktik kebijakan dan praktik sekolah yang relevan. Kerangka analisis memadukan gagasan reproduksi sosial dan kapital kultural untuk menjelaskan diferensiasi latar sosial peserta didik, teori interaksionisme simbolik untuk membaca dinamika relasi pendidik–peserta didik, serta perspektif struktural-fungsional untuk menilai peran institusi pendidikan dalam internalisasi nilai. Hasil kajian menunjukkan bahwa integrasi sosiologi pendidikan ke dalam fungsi-fungsi manajemen—perencanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan—mampu meningkatkan sensitivitas sosial kebijakan sekolah, memperkuat kepemimpinan berperspektif inklusif, serta mengembangkan kurikulum dan budaya sekolah yang responsif terhadap keragaman. Pembentukan karakter menjadi lebih efektif ketika manajemen pendidikan memfasilitasi lingkungan belajar yang adil, dialogis, dan partisipatif sehingga nilai tanggung jawab, empati, kejujuran, dan disiplin tumbuh melalui praktik keseharian sekolah. Artikel ini menegaskan bahwa sosiologi pendidikan bukan sekadar kerangka teoritis, melainkan instrumen strategis untuk menata manajemen pendidikan yang berkeadilan dan berdaya guna dalam membentuk karakter peserta didik.







