MODEL INTEGRATIF PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI MUNA (KAJIAN SOSIOLOGI PENDIDIKAN ISLAM)

Penulis

  • Nurhalima universitas muhammadiyah surabaya Penulis

Abstrak

Penelitian ini bertujuan mengeksplorasi praktik pendidikan Islam yang integratif antara nilai-nilai Islam dan kearifan lokal di Kabupaten Muna, Sulawesi Tenggara. Konflik antara pendidikan Islam dengan norma budaya masyarakat Muna sering kali bersitegang dalam sistem pendidikan Islam. Dengan pendekatan kualitatif yang berbasis pada penelitian pustaka dan studi lapangan, penelitian ini menjelaskan dinamika pendidikan Islam di Muna dan menawarkan kerangka konseptual yang relevan dengan konteks sosial budaya. Temuan penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai budaya seperti Katoba dan Karia dapat dipadukan dengan prinsip-prinsip pendidikan Islam melalui penggunaan pendekatan sosiologis. Budaya-budaya tersebut mencakup unsur-unsur tanggung jawab moral, spiritual, dan sosial yang konsisten dengan nilai-nilai Islam. Integrasi ajaran Islam dengan adat istiadat masyrakat Muna penting bukan hanya dari sudut pandang ilmiah, tetapi juga sebagai strategi kultural untuk membangun ajaran Islam yang inklusif dan mengakar dalam kehidupan bermasyarakat. Lebih jauh, model ini menunjukkan potensi besar untuk menjembatani kesenjangan antara lembaga pendidikan Islam formal dengan realitas sosial dan budaya masyarakat Muna. Penelitian ini berkontribusi dalam membangun model pendidikan Islam yang inklusif, adaptif, dan kontekstual berbasis masyarakat. Hasil penelitian diharapkan dapat menjadi dasar bagi pengembangan kurikulum dan metode pembelajaran yang lebih sesuai dengan norma setempat dan mendorong lahirnya pendidikan Islam yang bersahaja dan beradab

This study aims to explore the practice of integrative Islamic education between Islamic values ​​and local wisdom in Muna Regency, Southeast Sulawesi. The conflict between Islamic education and the cultural norms of the Muna community is often tense in the Islamic education system. With a qualitative approach based on library research and field studies, this study explains the dynamics of Islamic education in Muna and offers a conceptual framework that is relevant to the socio-cultural context. The research findings indicate that cultural values ​​such as Katoba and Karia can be integrated with the principles of Islamic education through the use of a sociological approach. These cultures include elements of moral, spiritual, and social responsibility that are consistent with Islamic values. The integration of Islamic teachings with the customs of the Muna community is important not only from a scientific perspective, but also as a cultural strategy to build inclusive Islamic teachings that are rooted in community life. Furthermore, this model shows great potential to bridge the gap between formal Islamic educational institutions and the social and cultural realities of the Muna community. This study contributes to building an inclusive, adaptive, and contextual community-based Islamic education model. The results of the study are expected to be the basis for the development of curricula and learning methods that are more in line with local norms and encourage the birth of modest and civilized Islamic education.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Unduhan

Diterbitkan

2025-12-26

Cara Mengutip

“MODEL INTEGRATIF PENDIDIKAN ISLAM BERBASIS KEARIFAN LOKAL DI MUNA (KAJIAN SOSIOLOGI PENDIDIKAN ISLAM)”. MHS: Jurnal Pendidikan dan Ilmu Keislaman 1, no. 4 (December 26, 2025): 432–446. Accessed January 12, 2026. https://journal.zamronedu.co.id/index.php/mhsjournal/article/view/172.