KONTRIBUSI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP GERAKAN LITERASI MASYARAKAT DESA

Penulis

  • Akhmad Hambali Universitas Muhammadiyah Surabaya Penulis
  • Arif Hidayatullah Universitas Muhammadiyah Surabaya Penulis
  • Zainal Arifin Universitas Muhammadiyah Surabaya Penulis

DOI:

https://doi.org/10.1234/ent7h867

Abstrak

Gerakan literasi adalah dasar penting untuk meningkatkan kecerdasan masyarakat, terutama di daerah pedesaan. Lembaga Pendidikan Islam (LPI), seperti pesantren dan madrasah, memiliki peran besar sejak dulu, baik secara sejarah maupun pandangan filosofis, sebagai tempat berkembangnya ilmu pengetahuan. Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji bagaimana peran LPI di tingkat desa dalam mendukung gerakan literasi di masyarakat. Dari hasil kajian pustaka dan analisis beberapa kasus, diketahui bahwa peran LPI tidak hanya sebatas literasi keagamaan, tetapi juga mencakup literasi fungsional dan literasi digital. LPI berperan penting sebagai penggerak utama dalam membangun literasi keagamaan melalui pembelajaran Al-Qur’an dan pendidikan karakter, sekaligus mendukung literasi fungsional dengan memberikan berbagai keterampilan sosial dan pengetahuan umum. Selain itu, LPI juga berfungsi sebagai penghubung penting dalam meningkatkan literasi digital di kalangan masyarakat desa. tolong parafrase kalimat berikut dengan menggunakan bahasa yg sederhana tanpa merubah makna agar lolos turniti dan lolos plagiasi. Karena itu, kerja sama antara LPI, pemerintah desa, dan warga sangat dibutuhkan agar peran LPI sebagai penyangga utama gerakan literasi di desa dapat berjalan lebih maksimal.

Unduhan

Data unduhan tidak tersedia.

Referensi

Abdullah, M. (2022). Integrasi BLK Komunitas dalam Kurikulum Pesantren: Upaya Peningkatan Literasi Vokasi Santri. Jurnal Pendidikan Vokasi Islam, 8(2), 98–115.

Al-Attas, S. M. N. (2019). Islam and Secularism (4th ed.). Kuala Lumpur: International Institute of Islamic Thought and Civilization (ISTAC).

Al Jumhuri, M. A., et al. (2024). Literasi Agama Sebagai Alternatif Pendidikan Al-Qur'an di Desa Lembar Selatan. Al-Amin: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 2(2), 133–138. https://ejournal.staialamin.ac.id/index.php/pengabdian/article/download/207/128/1168

Edy Purwanto, & Zikriadi. (2025). Judul Artikel Mengenai Integrasi Ilmu. (Disebutkan dalam sumber [1]).

Fauzi, R. (2024). Model Pelatihan Literasi Digital oleh Madrasah Aliyah di Daerah Tertinggal. Jurnal Teknologi Pendidikan dan Pembelajaran, 9(1), 1–15.

Huda, N. (2020). Literasi Digital Berbasis Akhlak: Konsep Tabayyun dalam Membendung Ujaran Kebencian di Media Sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi Islam, 10(2), 180–195.

Iris, R. (2025). Peran Lembaga Pendidikan Islam Tradisional dalam Menyebarkan Ilmu Pengetahuan di Masa Kejayaan Islam. SURAU: Journal of Islamic Education, Vol. X, No. Y. https://ejournal.uinbukittinggi.ac.id/index.php/surau/article/view/9740/2567

Kementerian Agama RI. (2021). Panduan Penguatan Moderasi Beragama. Jakarta: Badan Litbang dan Diklat Kementerian Agama RI.

Khairiah, L., & Nasution, M. (2022). Pengaruh Ta'dib dalam Kurikulum Madrasah terhadap Pembentukan Karakter Siswa. Jurnal Pendidikan Agama Islam, 10(3), 320–335.

Lase, D. (2023). Literasi Digital Kritis di Era Media Sosial: Sebuah Tinjauan untuk Pendidikan. Jurnal Ilmu Pendidikan Indonesia, 5(2), 101–115.

Lisyawati, E. (2023). Literasi Digital Pembelajaran. Jurnal Edukasi Kemenag, Vol. X, No. Y. https://jurnaledukasi.kemenag.go.id/edukasi/article/download/1618/643/5624

Mujiburrahman, M. (2023). Peran Komunitas Pesantren dalam Konservasi dan Diseminasi Ilmu di Tengah Modernisasi Desa. Jurnal Sosiologi Agama, 17(1), 45–62.

Nata, A. (2020). Pendidikan Islam dan Peran Transformasinya dalam Masyarakat. Jakarta: PT RajaGrafindo Persada.

Pratama, et al. (2023). Judul Artikel Mengenai Transformasi Pendidikan. (Disebutkan dalam sumber [1]).

Saputri, et al. (2024). Judul Artikel Mengenai Literasi Digital. (Disebutkan dalam sumber [1]).

Setiadi, I. (2021). Disparitas Kualitas Pendidikan dan Akses Informasi di Daerah Terdepan, Terluar, Tertinggal (3T) Indonesia. Jurnal Kajian Kebijakan Pendidikan, 4(1), 1–18.

Siraj, M. (2020). Integrasi Ilmu dalam Sistem Pendidikan Pesantren Kontemporer: Tinjauan Epistemologi. Jurnal Pendidikan Islam, 14(1), 1–18.

Sumber anonim. (2024). Pengembangan Soft Skill: Santri diberikan pelatihan untuk mengembangkan berbagai keterampilan. https://kampungkb.bkkbn.go.id/kampung/12121/intervensi/885191/stimulus-bantuan-alquran-untuk-madrasah-dan-ponpes-membudayakan-dan-memperkuat-budaya-literasi-al-quran-dalam-masyarakat

Susilo, A., & Hadi, S. (2021). Hubungan Literasi Fungsional dan Kapasitas Ekonomi Masyarakat Desa di Jawa Barat. Jurnal Pembangunan Sosial dan Kesejahteraan, 23(2), 130–145.

UNESCO. (2017). Rethinking Education: Towards a Global Common Good? Paris: UNESCO Publishing.

Zainal Arifin, Huda, S., Hasan Bisyri, M., & Budiman, M. (2025). Peran Strategis Kiai dalam Menanamkan Nilai-Nilai Pendidikan Al-Qur'an dalam Masyarakat Pedesaan. Jurnal Pendidikan Islam, 10(1), 17–34.

Zainal Arifin, Rohmaniyah, V., Budiman, M., & Khoirunisa, I. (2025). Islamic Education Interaction in Inter-Tribal Communities Through Sociological Theories. Halaqa: Islamic Education Journal, 9(2). https://doi.org/10.21070/halaqa.v9i2.1777

Unduhan

Diterbitkan

2026-07-02

Cara Mengutip

KONTRIBUSI LEMBAGA PENDIDIKAN ISLAM TERHADAP GERAKAN LITERASI MASYARAKAT DESA. (2026). Shafwah: Jurnal Pembelajaran Dan Pendidikan Islam, 1(2), 241-248. https://doi.org/10.1234/ent7h867