NILAI-NILAI PENDIDIKAN ISLAM DALAM TRILOGI MAN JADDA WA JADDA, MAN SHABARA ZHAFIRA, DAN MAN SHARA ‘ALA DARBI WASHALA: STUDI KASUS PADA SISWA PENGHAFAL AL-QUR’AN SMA IT ADZKIA SUKABUMI
Abstrak
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis nilai-nilai pendidikan Islam yang terkandung dalam trilogi pepatah Arab Man Jadda Wa Jadda (barang siapa bersungguh-sungguh akan berhasil), Man Shabara Zhafira (barang siapa bersabar akan beruntung), dan Man Shara ‘Ala Darbi Washala (barang siapa berjalan di jalannya akan sampai), serta implementasinya dalam membangun motivasi dan prestasi siswa penghafal Al-Qur’an di SMA IT Adzkia Sukabumi. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh melemahnya penerapan nilai-nilai moral dan spiritual di tengah arus globalisasi dan sekularisasi pendidikan. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Data diperoleh melalui wawancara mendalam, observasi, dan dokumentasi yang melibatkan kepala sekolah, guru tahfizh, guru bimbingan konseling, dan lima siswa penghafal Al-Qur’an. Hasil penelitian menunjukkan bahwa: (1) Internalisasi nilai-nilai tersebut dilakukan melalui pembiasaan, keteladanan, dan pembinaan karakter berbasis spiritualitas; (2) Nilai-nilai ini berperan penting dalam menumbuhkan ketekunan, kesabaran, dan optimisme siswa dalam menghafal Al-Qur’an; (3) Faktor pendukungnya meliputi lingkungan sekolah yang religius, bimbingan guru yang intensif, serta dukungan keluarga, sedangkan faktor penghambatnya mencakup manajemen waktu dan kejenuhan belajar. Temuan ini menegaskan bahwa trilogi pepatah Arab tersebut memiliki relevansi tinggi dalam pendidikan Islam, terutama dalam membentuk karakter, motivasi, dan prestasi siswa penghafal Al-Qur’an.










