MANAJEMEN PEMBELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DALAM PEMBENTUKAN SPIRITUAL QUOTIENT PADA PESERTA DIDIK DI SMP MUHAMMADIYAH 8 SURAKARTA
Abstrak
Penelitian ini dilakukan karena dilatar belakangi pentingnya peserta didik memiliki kecerdasan spiritual sejalan dengan tujuan pendidikan nasional untuk mencetak karakter baik pada peserta didik. Sekolah sebagai lembaga pendidikan formal berperan dalam membentuk kecerdasan spiritual peserta didik melalui pembelajaran Pendidikan Agama Islam. Oleh karena itu, Kepala Sekolah dan Guru
PAI perlu melaksanakan manajemen pembelajaran PAI dalam pembentukan Spiritual Quotient pada peserta didik di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Rumusan masalah dari tesis ini adalah Pertama, bagaimana perencanaan pembelajaran PAI dalam pembentukan Spiritual Quotient. Kedua, bagaimana pelaksanaan pembelajaran PAI dalam pembentukan Spiritual Quotient. Ketiga, bagaimana evaluasi pembelajaran PAI dalam pembentukan Spiritual Quotient pada
peserta didik di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta. Penelitian ini dilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan wawancara, observasi partisipan dan analisis dokumentasi. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Hasil dari penelitian menunjukkan bahwa : 1) Perencanaan pembelajaran PAI di SMP Muhammadiyah dilakukan secara bersama-sama baik antara Kepala Sekolah, Guru PAI maupun Tim AIK sebelum tahun ajaran baru. 2) Pelaksanaan Pembelajaran PAI di SMP Muhammadiyah 8 Surakarta mengacu pada Kurikulum Merdeka, sehingga implementasi kurikulum menyesuaikan dengan konteks dan situasi di sekolah. Hal ini menjadi peluang bagi sekolah untuk mengembangkan pembelajaran PAI, salah satunya inovasi pembelajaran PAI dapat dilakukan di dalam maupun luar sekolah. 3) Evaluasi Pembelajaran PAI diadakan untuk menilai aspek kognitif, aspek afektif, dan aspek psikomotorik dalam bentuk asesmen formatif dan asesmen sumatif.










