KOMPETENSI KEPRIBADIAN PENDIDIK DALAM PENDIDIKAN ISLAM (PERSPEKTIF IMAM IBNU JAMA’AH DALAM KITAB TAZKIRAH AL-SAMI’ WAL-MUTAKALLIM)
Abstrak
Penelitian ini dilatar belakangi oleh kerisauan mendalam terhadap pendidikan di Indonesia, khususnya maraknya prilaku tercela yang dilakukan oleh sebagian pendidik yang menciderai nilai-nilai suci pendidikan. Kajian ini bertujuan mengajak para pendidik dan pakar pendidikan Islam untuk menemukan atau menawarkan konsep kepribadian pendidik dalam pendidikan Islam. Kajian iniVdilaksanakan dengan pendekatan kualitatif deskriptif. Teknik pengumpulan data menggunakan Library research. Analisis data terdiri dari reduksi data, penyajian data dan penarikan kesimpulan. Pengecekan keabsahan data dilakukan melalui perpanjangan keikutsertaan, ketekunan pengamatan dan triangulasi. Adapun hasil dari bahasan ini, di antaranya: (1) Kompetensi kepribadian pendidik ada tiga: pertama, kepribadian personal, kedua, kepribadian ketika mengajar, ketiga, kepribadian ketia bergaul, (2) kompetensi kepribadian berperan dalam membentuk pendidik atau guru yang sadar akan pengawasan Allah Subahana wata’ala, sehingga seorang pendidik akan menjaga sikapnya, menjadi teladan dalam beragama untuk peserta didiknya, (3) Kontribusi pemikiran Imam Ibnu Jama’ah dalam etika akademisi setidaknya terdapat pada tiga ranah berikut: pertama, ranah kurikulum, kedua, ranah daya tahan pendidikan, dan yang terakhir pada ranah konservatisme pendidikan Islam.










